logo tb
BantenBeritaDaerahKesehatanLebakNasionalNewsTerkini

‎Aktifkan Kembali BPJS Kesehatan, Warga Kini Tenang Berobat

75
×

‎Aktifkan Kembali BPJS Kesehatan, Warga Kini Tenang Berobat

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Lebak – Banten, Antusiasme warga Desa Bojongmenteng, Kabupaten Lebak, dalam program reaktivasi BPJS Kesehatan terus meningkat.

‎Hingga saat ini, tercatat lebih dari 300 Kepala Keluarga (KK) telah berhasil mengaktifkan kembali kepesertaan jaminan kesehatan mereka melalui fasilitas yang disediakan pemerintah desa.

‎Kepala Desa Bojongmenteng, Ajat Sudrajat, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran program ini.

‎Ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan prioritas untuk membantu masyarakat, khususnya golongan kurang mampu, agar tidak lagi terkendala biaya saat membutuhkan layanan medis.

‎“Alhamdulillah, program ini berjalan sesuai harapan. Fokus kami adalah memastikan seluruh masyarakat bisa kembali mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan biaya,” ujar Ajat.

‎Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Rumi, warga Kampung Cicanir. Ia mengaku merasa jauh lebih tenang karena kepesertaan BPJS miliknya kini sudah aktif kembali.

‎“Sekarang kalau harus berobat tidak bingung lagi. Program ini sangat membantu kami di lapangan,” ungkapnya.

‎Hal senada disampaikan oleh seorang warga asal Ciboleger yang sebelumnya sempat menanggung biaya pengobatan secara mandiri selama dua tahun.

‎Ia menjelaskan bahwa status BPJS mandirinya ternyata telah beralih ke program pemerintah (PBI), namun belum diaktifkan.

‎“Saya sangat senang. Dulu sempat bingung karena saat cek status ternyata sudah pindah ke BPJS gratis tapi belum aktif. Terima kasih kepada Pak Kades, Dinas Sosial Kabupaten Lebak, dan seluruh perangkat desa yang sudah bekerja keras melayani kami,” tuturnya.

‎Program reaktivasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak untuk memastikan warga miskin dan rentan terakomodasi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

‎Kolaborasi erat antara Pemerintah Desa Bojongmenteng dan Dinas Sosial diharapkan mampu mewujudkan akses kesehatan yang merata bagi seluruh warga yang berhak.

‎(Agus Bule / Apiyudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *