Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BengkuluBeritaDaerahKab. Bengkulu UtaraNasionalNewsTerkini

‎Aliansi Mahasiswa Bengkulu Serbu Kantor DPRD, Layangkan 13 Tuntutan dari Reformasi Polri hingga Tolak Tambang Emas

104
×

‎Aliansi Mahasiswa Bengkulu Serbu Kantor DPRD, Layangkan 13 Tuntutan dari Reformasi Polri hingga Tolak Tambang Emas

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Bengkulu Utara – Bengkulu, Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi “Tri Muda” menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Senin siang (6/4)2026).

‎Massa yang terdiri dari kader HMI, GMNI, dan GMKI ini membawa 13 poin tuntutan krusial yang menyoroti isu nasional hingga problematika lokal di Bumi Rafflesia.

‎Massa memulai aksi dengan melakukan long march dari Taman Budaya sekitar pukul 14.30 WIB. Setibanya di gerbang DPRD, situasi sempat memanas.

‎Ketegangan memuncak saat massa melakukan aksi dorong dengan aparat keamanan dan membakar ban sebagai simbol protes atas kegelisahan rakyat yang dinilai tidak didengar.

‎Soroti Dominasi Militer dan Penegakan Hukum

‎Dalam orasinya, para demonstran menuntut konsistensi supremasi sipil. Mereka mendesak revisi UU TNI dan menolak rencana pembangunan 750 batalion di Indonesia karena dianggap memperkuat peran militer di ranah sipil.

‎“Kami menuntut reformasi total di tubuh Polri agar tercipta penegakan hukum yang transparan dan berpihak pada rakyat, bukan kepentingan golongan,” tegas salah satu orator di atas mobil komando.

‎Aliansi Tri Muda juga mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menuntut pengusutan tuntas kasus kekerasan yang menimpa Andrie Yunus.

‎Isu Lokal: Tolak Tambang Emas Bukit Sanggul

‎Selain isu nasional seperti penolakan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kesejahteraan guru honorer, mahasiswa menekan DPRD Provinsi Bengkulu untuk menyelesaikan konflik agraria dan menindak tegas praktik KKN.

‎Salah satu tuntutan paling mendesak adalah penolakan keras terhadap rencana pembangunan Tambang Emas Bukit Sanggul di Kabupaten Seluma yang dinilai berpotensi merusak ekosistem dan ruang hidup masyarakat lokal.

‎Tuntutan Diterima Anggota Dewan
‎Aksi yang berlangsung hingga sore hari tersebut akhirnya membuahkan hasil saat 9 anggota DPRD Provinsi Bengkulu bersedia keluar menemui massa.

‎Ke-13 poin tuntutan diserahkan secara langsung untuk segera ditindaklanjuti ke tingkat pusat maupun daerah.

‎Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal janji para wakil rakyat tersebut.

‎”Jika suara ini tetap diabaikan, kami pastikan perjuangan ini tidak akan berhenti di sini,” tutup koordinator aksi sebelum membubarkan diri dengan tertib.

‎Ringkasan 13 Tuntutan Aliansi Tri Muda:

‎1. Percepatan Reformasi Total Polri.

‎2. Revisi UU TNI demi supremasi sipil.

‎3. Tolak rencana pembangunan 750 batalion baru.

‎4. Pengesahan segera RUU Perampasan Aset.

‎5. Usut tuntas kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.

‎6. Hentikan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎7. Peningkatan kesejahteraan guru honorer.

‎8. Penuntasan konflik agraria di Bengkulu.

‎9. Tolak Pembangunan Tambang Emas Bukit Sanggul (Seluma).

‎10. Berantas KKN di Pemerintahan Daerah Bengkulu.

‎11. Jamin hak-hak Tenaga Harian Lepas (THL).

‎12. Usut polemik tata ruang Bengkulu.

‎13. Transparansi penggunaan anggaran daerah.

‎(Johan SP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *