logo tb
BengkuluBeritaDaerahKab. Bengkulu UtaraNasionalNewsTerkini

‎Aliansi Mahasiswa Bengkulu Serbu Kantor DPRD, Layangkan 13 Tuntutan dari Reformasi Polri hingga Tolak Tambang Emas

616
×

‎Aliansi Mahasiswa Bengkulu Serbu Kantor DPRD, Layangkan 13 Tuntutan dari Reformasi Polri hingga Tolak Tambang Emas

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Bengkulu Utara – Bengkulu, Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi “Tri Muda” menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Senin siang (6/4)2026).
‎
‎Massa yang terdiri dari kader HMI, GMNI, dan GMKI ini membawa 13 poin tuntutan krusial yang menyoroti isu nasional hingga problematika lokal di Bumi Rafflesia.
‎
‎Massa memulai aksi dengan melakukan long march dari Taman Budaya sekitar pukul 14.30 WIB. Setibanya di gerbang DPRD, situasi sempat memanas.
‎
‎Ketegangan memuncak saat massa melakukan aksi dorong dengan aparat keamanan dan membakar ban sebagai simbol protes atas kegelisahan rakyat yang dinilai tidak didengar.
‎
‎Soroti Dominasi Militer dan Penegakan Hukum
‎
‎Dalam orasinya, para demonstran menuntut konsistensi supremasi sipil. Mereka mendesak revisi UU TNI dan menolak rencana pembangunan 750 batalion di Indonesia karena dianggap memperkuat peran militer di ranah sipil.
‎
‎“Kami menuntut reformasi total di tubuh Polri agar tercipta penegakan hukum yang transparan dan berpihak pada rakyat, bukan kepentingan golongan,” tegas salah satu orator di atas mobil komando.
‎
‎Aliansi Tri Muda juga mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan menuntut pengusutan tuntas kasus kekerasan yang menimpa Andrie Yunus.
‎
‎Isu Lokal: Tolak Tambang Emas Bukit Sanggul
‎
‎Selain isu nasional seperti penolakan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kesejahteraan guru honorer, mahasiswa menekan DPRD Provinsi Bengkulu untuk menyelesaikan konflik agraria dan menindak tegas praktik KKN.
‎
‎Salah satu tuntutan paling mendesak adalah penolakan keras terhadap rencana pembangunan Tambang Emas Bukit Sanggul di Kabupaten Seluma yang dinilai berpotensi merusak ekosistem dan ruang hidup masyarakat lokal.
‎
‎Tuntutan Diterima Anggota Dewan
‎Aksi yang berlangsung hingga sore hari tersebut akhirnya membuahkan hasil saat 9 anggota DPRD Provinsi Bengkulu bersedia keluar menemui massa.
‎
‎Ke-13 poin tuntutan diserahkan secara langsung untuk segera ditindaklanjuti ke tingkat pusat maupun daerah.
‎
‎Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal janji para wakil rakyat tersebut.
‎
‎”Jika suara ini tetap diabaikan, kami pastikan perjuangan ini tidak akan berhenti di sini,” tutup koordinator aksi sebelum membubarkan diri dengan tertib.
‎
‎Ringkasan 13 Tuntutan Aliansi Tri Muda:
‎
‎1. Percepatan Reformasi Total Polri.
‎
‎2. Revisi UU TNI demi supremasi sipil.
‎
‎3. Tolak rencana pembangunan 750 batalion baru.
‎
‎4. Pengesahan segera RUU Perampasan Aset.
‎
‎5. Usut tuntas kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
‎
‎6. Hentikan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG).
‎
‎7. Peningkatan kesejahteraan guru honorer.
‎
‎8. Penuntasan konflik agraria di Bengkulu.
‎
‎9. Tolak Pembangunan Tambang Emas Bukit Sanggul (Seluma).
‎
‎10. Berantas KKN di Pemerintahan Daerah Bengkulu.
‎
‎11. Jamin hak-hak Tenaga Harian Lepas (THL).
‎
‎12. Usut polemik tata ruang Bengkulu.
‎
‎13. Transparansi penggunaan anggaran daerah.
‎
‎(Johan SP)

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43