Target Berita.co.id, Tapanuli Utara – Sumatera Utara, Sebuah harapan besar untuk masa depan Tapanuli Utara melalui Program ‘Tapasada Academy’.
Saya percaya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.
Karena itulah saya terus berpikir dan mencari pola yang paling tepat untuk mewujudkan program “Satu Keluarga Satu Sarjana” melalui ‘Tapasada Academy’.
Program ini bukan sekadar memberikan kesempatan kuliah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Tapanuli Utara yang cerdas, terampil, berkarakter, dan siap membangun daerahnya sendiri.
Saya ingin putra-putri Tapanuli Utara tetap menempuh pendidikan di kampung halamannya.
Dengan belajar di perguruan tinggi yang beroperasi di Tapanuli Utara, mereka tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga tetap produktif, berkarya, dan menjadi bagian dari pembangunan daerah.
Pada saat yang sama, perputaran ekonomi juga tetap tumbuh di Tapanuli Utara sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
Melalui “Tapasada Academy”, mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan di ruang kelas.
Mereka juga akan mendapatkan kesempatan magang, mentoring, kuliah umum, dan praktik lapangan bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara serta berbagai mitra.
Saya ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga pengalaman, keterampilan, karakter, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Sebagai wujud nyata komitmen pemerintah, peserta program juga akan memperoleh gratis uang pendaftaran dan uang kuliah selama maksimal 4 tahun atau 8 semester.
Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi alasan bagi anak-anak Tapanuli Utara untuk mengubur cita-citanya.
Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan 4 kampus mitra yang beroperasi di Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kuota terbatas untuk 100 mahasiswa, diantaranya dengan IAKN Tarutung, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), UCLA, dan Universitas Terbuka (UT) sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Pada tahap pertama, 100 mahasiswa akan menjadi angkatan perdana Tapasada Academy dengan dukungan anggaran sekitar Rp. 500 juta. Ini adalah langkah awal dari sebuah gerakan besar untuk membangun masa depan Tapanuli Utara.
Saya yakin, ketika satu keluarga memiliki seorang sarjana, maka harapan baru akan lahir.
Ketika semakin banyak keluarga memiliki sarjana, maka masa depan Tapanuli Utara akan semakin kuat.
Mari kita wujudkan bersama “Tapanuli Utara Satu Keluarga Satu Sarjana”.
Karena pendidikan adalah warisan terbaik yang dapat kita berikan kepada generasi penerus, dan investasi terbaik untuk kemajuan daerah yang kita cintai.
Saya yakin, pasti ada saja yang pesimis dan skeptis dengan program ini, tapi saya percaya, jika dilakukan dengan tulus dan keyakinan kepada Yang Kuasa, pasti buahnya akan indah.
(Fulkan Tampubolon)















