logo tb
BantenBeritaDaerahHukumLebakNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Kantor Desa dan SDN 1 Cikarang Dibobol Maling, Pelayanan Desa sementara Terganggu

76
×

Kantor Desa dan SDN 1 Cikarang Dibobol Maling, Pelayanan Desa sementara Terganggu

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Lebak – Banten, Aksi pencurian menyasar Kantor Desa Cikarang dan SDN 1 Cikarang, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Homestay Kampung Landeuh

Dua fasilitas publik yang berada di lokasi berdampingan itu dibobol pelaku dalam waktu yang diduga hampir bersamaan, mengakibatkan kerugian hingga puluhan juta rupiah serta mengganggu pelayanan pemerintahan desa.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Aparat kepolisian tengah mengumpulkan keterangan serta barang bukti untuk mengungkap pelaku dan menelusuri keberadaan barang-barang yang hilang.

Akibat pencurian tersebut, pelayanan administrasi di Kantor Desa Cikarang untuk sementara mengalami kendala.

Sejumlah perangkat yang biasa digunakan untuk melayani masyarakat ikut dibawa kabur pelaku.

Sekretaris Desa Cikarang, Nasrudin, mengatakan pelaku mengambil sejumlah aset milik pemerintah desa.

“Barang yang hilang di Kantor Desa Cikarang di antaranya satu set komputer, satu unit laptop, dan tiga unit printer. Untuk sementara pelayanan di kantor desa terkendala karena perangkat yang digunakan untuk pelayanan administrasi sudah tidak ada,” ujarnya.

Selain membobol kantor desa, pelaku juga menyasar SDN 1 Cikarang yang berada tepat di samping kantor desa. Aksi tersebut diketahui sekitar pukul 04.00 WIB setelah pihak sekolah mendapati kondisi pintu depan telah dirusak.

Guru SDN 1 Cikarang, Hamdani Munawar, mengatakan pelaku diduga masuk ke dalam sekolah setelah merusak pengaman pintu.

“Saat diketahui, pintu depan terlihat bekas dirusak. Pengaman dan cangkulan kunci digunting sehingga pelaku diduga leluasa masuk ke dalam sekolah,” katanya.

Akibat kejadian itu, SDN 1 Cikarang kehilangan satu unit laptop dan satu unit infokus yang selama ini digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Kepala SDN 1 Cikarang, Saepur, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak sekolah telah mendata barang-barang yang hilang dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mendukung proses penyelidikan.

Sementara itu, pencurian yang menimpa dua fasilitas pelayanan publik tersebut memicu keresahan di kalangan masyarakat.

Warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Salah seorang warga Desa Cikarang meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami berharap polisi segera menangkap pelakunya. Kantor desa dan sekolah adalah fasilitas umum yang melayani masyarakat dan pendidikan anak-anak. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang dan membuat warga merasa tidak aman,” ujarnya.

Hal senada disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Desa Cikarang.

Ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku pencurian.

“Kami meminta aparat kepolisian mengusut kasus ini sampai tuntas. Siapa pun pelakunya harus ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar memberikan efek jera serta mengembalikan rasa aman di lingkungan masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kasus pencurian di Kantor Desa Cikarang dan SDN 1 Cikarang masih dalam penanganan pihak kepolisian. Aparat terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan menelusuri barang-barang yang hilang.

(Apiyudin)

HUT POLRI 80 PT. BULE ADVENTURE BADUY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. BULE ADVENTURE BADUY