Targetberita.co.id Kabupaten Tangerang – Banten, Pemuda Batak Bersatu (PBB) DPD Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus mendampingi anggota dan masyarakat Batak yang menghadapi persoalan sosial di wilayah Banten.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Ketua DPD PBB Provinsi Banten, Todo Nainggolan, setelah persoalan kegiatan ibadah di Gereja GKPI Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berhasil diselesaikan melalui mediasi dan kesepakatan damai.
Mediasi yang berlangsung pada Minggu (20/9/2026) hingga jam 23:17 WIB itu mempertemukan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, perwakilan gereja, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan pemuda setempat.
Pertemuan berlangsung aman dan kondusif.
Seluruh pihak kemudian menyepakati penyelesaian secara kekeluargaan dengan mengedepankan persatuan, musyawarah, saling menghormati hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Bagi PBB Banten, penyelesaian persoalan tersebut menjadi momentum untuk mempertegas peran organisasi dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat sekaligus memastikan anggota dan masyarakat Batak tidak berjalan sendiri ketika menghadapi persoalan di tengah masyarakat.
Todo Nainggolan mengatakan, PBB merupakan organisasi yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persaudaraan, membantu anggota, serta membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, ketika ada persoalan yang menyangkut anggota PBB maupun masyarakat Batak di Banten, organisasi akan berupaya hadir untuk mendengar, mendampingi, dan mencari jalan penyelesaian bersama.
( Daniel Turangan )














