Targetberita.co.id Lebak – Banten, Akses mobilitas warga di pelosok Kabupaten Lebak kini mendapat perhatian serius.
Melalui program Jembatan Gantung Merah Putih Presisi yang digagas oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pembangunan infrastruktur penghubung mulai merambah desa-desa di wilayah Banten, Selasa (14/04/2026).
Program ini lahir sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui Ketua Karteker DPD APDESI Merah Putih Provinsi Banten.
Untuk wilayah Kabupaten Lebak sendiri, tercatat sebanyak 42 titik jembatan gantung yang akan dibangun secara bertahap guna mengurai isolasi geografis di daerah pedesaan.
Salah satu lokasi prioritas pembangunan adalah Kampung Cimuntur, Desa Cisimeut Raya. Kehadiran jembatan ini diproyeksikan menjadi solusi permanen atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini menghambat aktivitas warga, terutama dalam sektor ekonomi dan pendidikan.
Kepala Desa Cisimeut Raya sekaligus Sekretaris Jenderal APDESI Kabupaten Lebak, Ohan Baheri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian Kapolri terhadap pembangunan di akar rumput.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Kapolri. Program ini merupakan bantuan nyata yang sangat dibutuhkan masyarakat desa untuk meningkatkan konektivitas antarkampung,” ujar Ohan.
Antusiasme serupa juga dirasakan warga Kampung Cimuntur.
Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolri, DPD APDESI Merah Putih Provinsi Banten, serta pemerintah desa yang telah mengawal aspirasi ini hingga terealisasi.
Dengan terbangunnya jembatan tersebut, mobilitas harian warga diharapkan menjadi lebih aman dan efisien.
Keberadaan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya memperpendek jarak tempuh, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Lebak secara luas.
(Apiyudin)
Wujudkan Konektivitas Desa, Program Jembatan Gantung Merah Putih Presisi Hadir di Lebak












