Targetberita.co.id Bengkulu Utara – Bengkulu, Personel Babinsa Koramil 423-01/Ketahun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
Serma Jumenak dan Sertu Leo terjun langsung mendampingi serta mengawasi pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kualalangi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Minggu (03/05/2026).
Pembangunan jembatan ini merupakan proyek strategis untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas bagi warga Desa Kualalangi.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan tim teknis yang terdiri dari tiga tukang ahli Yusuf, Alfin, dan Zulfikar, serta bantuan tenaga swadaya dari masyarakat setempat.
Progres Material dan Kendala LapanganHingga saat ini, kesiapan material di lokasi terpantau cukup memadai.
Tercatat sejumlah bahan bangunan telah disiagakan, meliputi batu gunung, batu split, pasir, hingga material konstruksi seperti 75 batang besi ulir 13, kaso, dan papan cor.
Meski demikian, pengerjaan di lapangan sempat menemui kendala teknis. Proses penggalian lubang pondasi belum dapat dilaksanakan akibat kerusakan alat berat (eksavator) di lokasi.
Hingga sore hari, alat pengganti yang telah dipesan masih dalam perjalanan.
Tetap ProduktifMenyikapi kendala alat berat tersebut, Serma Jumenak memastikan pekerjaan tidak terhenti. Personel dan warga tetap bergotong-royong melakukan aktivitas lain yang bisa dikerjakan secara manual.
“Sambil menunggu eksavator pengganti tiba, kami memaksimalkan waktu dengan merakit besi cor dan melakukan pelangsiran material ke titik pembangunan. Kami ingin memastikan setiap menit waktu di lapangan tetap produktif agar target penyelesaian tidak meleset jauh,” ujar Serma Jumenak.
Kehadiran TNI AD dalam proyek ini bukan sekadar pengawasan teknis, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa.
Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang mampu mempermudah mobilitas warga serta mendongkrak denyut perekonomian di Desa Kualalangi.
(Johan SP)












