logo tb
BeritaBogorDaerahJawa BaratNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

‎Diduga Cabuli Balita dan Anak di Cigombong Bogor, Lansia 65 Tahun Dilaporkan ke Polisi

129
×

‎Diduga Cabuli Balita dan Anak di Cigombong Bogor, Lansia 65 Tahun Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Bogor – Jawa Barat, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

‎Seorang lansia berinisial A (65) diduga melakukan tindakan asusila terhadap dua anak tetangganya, yakni B (4) dan AN (10), di Kampung Benteng, Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Kasus ini terungkap setelah korban B yang masih berusia empat tahun menangis dan mengeluhkan sakit pada bagian organ vitalnya.

‎Menurut keterangan ibu korban, I, peristiwa bermula ketika B sedang bermain di depan rumah sekitar pukul 06.00 WIB.

‎Terduga pelaku kemudian memanggil B dan membawanya ke dalam garasi mobil milik pelaku.

‎Seorang saksi tetangga sempat mendengar tangisan korban dari balik tembok rumah yang berbatasan langsung dengan garasi tersebut.

‎Namun, saksi tidak dapat langsung keluar rumah karena sedang menyusui bayinya.

‎Setibanya di rumah, korban B terus menangis namun tidak berani langsung bercerita karena mendapat ancaman dari pelaku.

‎Dugaan kekerasan seksual tersebut baru terungkap beberapa hari kemudian saat paman korban, D, menanyakan penyebab korban menangis.

‎Dengan polos, B menceritakan bahwa pelaku telah melakukan tindakan asusila di dalam garasi tersebut.

‎Ibu korban juga mendapati bercak darah pada pakaian dalam putrinya.

‎Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut bersama pengurus RT, RW, dan Kepala Desa setempat, diketahui bahwa korban dari tindakan pelaku diduga tidak hanya satu orang.

‎Seorang anak lain di lingkungan tersebut, AN (10), dilaporkan juga pernah menjadi korban pencabulan oleh pelaku yang sama.

‎Pihak keluarga didampingi oleh Babinsa setempat telah melaporkan kejadian ini ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor.

‎Namun, hingga satu minggu setelah pelaporan, keluarga menyayangkan belum adanya tindakan hukum atau penahanan terhadap terduga pelaku.

‎Kondisi psikologis korban B saat ini dilaporkan sangat terganggu.

‎Korban kerap menangis histeris pada malam hari dan terus mengeluhkan rasa sakit.

‎Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku demi keadilan bagi korban yang masih balita.

‎Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tugu Jaya, Rifqi, belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan telepon.

‎(Yohana)

PT. BULE ADVENTURE BADUY
Penulis: YohanaEditor: Datur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. BULE ADVENTURE BADUY