logo tb
BeritaDaerahKab. TanggamusLampungNasionalNewsTerkini

Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Karang Sari Tanggamus Senilai Rp. 297 Juta Menuai Sorotan

64
×

Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Karang Sari Tanggamus Senilai Rp. 297 Juta Menuai Sorotan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Tanggamus – Lampung, Proyek Pembangunan Jalan Pendukuhan Pekon Karang Sari, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, kini menjadi perhatian publik.
‎
‎Infrastruktur yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) senilai Rp. 297.016.300 ini dinilai tidak optimal dalam realisasi fisiknya.
‎
‎Berdasarkan informasi pada papan proyek di lapangan, pekerjaan infrastruktur tersebut dilaksanakan oleh CV Jembar Jaya Pratama dengan masa kerja 75 hari kalender.
‎
‎Merujuk pada keterangan tenaga kerja di lokasi, estimasi panjang jalan yang dibangun berkisar 193 meter dengan lebar 3 meter.
‎
‎Namun, hasil pemantauan visual di lokasi pada Sabtu (24/10/2026) menunjukkan adanya ketidakseragaman pada tekstur permukaan aspal.
‎
‎Di beberapa titik, hamparan aspal tampak kurang rapi dan diduga tidak melalui proses pemadatan yang sempurna.
‎
‎Kondisi ini memicu keraguan terkait mutu dan daya tahan jangka panjang dari jalan tersebut.
‎
‎Selain persoalan estetika dan kepadatan, penggunaan material utama juga memicu tanda tanya besar.
‎
‎Saat proses pelapisan awal (coating) dimulai pada Selasa (20/10/2026), terlihat enam drum material aspal siap pakai di lokasi.
‎
‎Tragisnya, saat alat berat pemadat jalan (roller) meninggalkan lokasi dan proyek dinyatakan selesai pada Jumat (23/10/2026), masih terdapat sisa empat drum aspal utuh yang tidak terpakai.
‎
‎Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Wawan selaku pelaksana lapangan dari pihak kontraktor secara singkat menyatakan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan telah selesai.
‎
‎Kendati demikian, menyusutnya volume material yang terpakai di lapangan menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai kesesuaian realisasi dengan spesifikasi volume dalam kontrak kerja.
‎
‎Kondisi ini memicu ironi mendalam di tengah masyarakat Kecamatan Air Naningan.
‎
‎Di saat warga Pekon Datar Lebuay dan Pekon Sinar Jawa harus melakukan swadaya mandiri dan bergotong royong mengecor jalan demi mendapatkan akses yang layak, proyek pemerintah dengan anggaran ratusan juta rupiah justru terkesan dikerjakan secara tidak maksimal.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, masyarakat dan pengamat infrastruktur mendesak Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus serta CV Jembar Jaya Pratama untuk memberikan transparansi terkait spesifikasi teknis, hasil uji mutu, dan pertanggungjawaban atas sisa material proyek.
‎
‎Kontrol kualitas yang ketat dari pemangku kebijakan sangat dinantikan agar uang publik benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan tahan lama.
‎
‎(Adi Kiswanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43