logo tb
BantenBeritaDaerahLebakNasionalNewsTerkini

‎Dua Bulan Pasca-Longsor, Warga Desa Kanekes Tagih Janji Penanganan Pemkab Lebak

164
×

‎Dua Bulan Pasca-Longsor, Warga Desa Kanekes Tagih Janji Penanganan Pemkab Lebak

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Lebak – Banten, Warga Desa Kanekes (wilayah adat Baduy), Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak untuk segera mengambil langkah nyata terkait penanganan bencana longsor.

‎Meski bencana telah terjadi sejak Sabtu (7/3/2026), hingga saat ini warga mengaku belum menerima bantuan logistik maupun penanganan infrastruktur yang memadai.

‎Bencana yang dipicu curah hujan ekstrem tersebut menyebabkan pergerakan tanah di lima titik krusial, yakni Kampung Ciwaringin, Kampung Cicakal Leuwibuled, Kampung Cicatang, Kampung Cipiit, dan Kampung Cicakal Girang.

‎Kekecewaan warga mencuat lantaran hingga memasuki bulan Mei, kehadiran pemerintah daerah dirasa masih sangat minim.

‎Berdasarkan informasi di lapangan, personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baru melakukan peninjauan di satu titik, yaitu Kampung Ciwaringin.

‎Sementara itu, empat lokasi terdampak lainnya dilaporkan belum tersentuh pengecekan teknis sama sekali.

‎“Kami merasa diabaikan, sudah lama kejadiannya, tapi bantuan belum ada. Bahkan pengecekan ke kampung – kampung lain pun belum dilakukan,” ujar salah seorang warga terdampak yang enggan disebutkan namanya.

‎Kepala Desa Adat Kanekes, Jaro Oom, membenarkan lambatnya respons dari pihak terkait.

‎Ia menegaskan bahwa kondisi tanah di wilayahnya saat ini masih sangat labil dan mengancam keselamatan warga, terutama saat hujan kembali turun.

‎“Sampai hari ini belum ada bantuan maupun penanganan lanjutan di sejumlah titik longsor. Kami sangat berharap Pemkab Lebak memberikan perhatian serius karena warga terus dihantui rasa cemas akan adanya longsor susulan,” tegas Jaro Oom saat dikonfirmasi media.

‎Desakan Mitigasi SegeraSelain merusak akses jalan dan lingkungan, kondisi geologis yang rawan di Desa Kanekes memerlukan kajian teknis segera dari instansi terkait.

‎Masyarakat berharap Pemkab Lebak tidak hanya sekadar meninjau, namun segera menyalurkan bantuan darurat dan melakukan langkah mitigasi guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

‎Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Kanekes masih bersiaga secara mandiri sembari menunggu kehadiran nyata dari pihak pemerintah daerah maupun BPBD Kabupaten Lebak.

‎(Apiyudin / Ahmad Sungkawa)