Targetberita.co.id Leuwidamar – Lebak – Banten, Kesempatan untuk menanam amal jariyah kembali terbuka bagi masyarakat dan para dermawan melalui program Open Donasi Pembangunan Mushola Al-Hidayah di Kampung Kamancing, Desa Margawangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

Pembangunan mushola ini diharapkan menjadi sarana ibadah yang representatif sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan mempererat kebersamaan masyarakat setempat.
Untuk mewujudkan pembangunan tersebut, dibutuhkan anggaran sekitar Rp. 350 juta.
Berdasarkan informasi dalam publikasi panitia pembangunan, Mushola Al-Hidayah direncanakan berdiri di atas tanah wakaf seluas 17 x 9 meter atau 153 meter persegi.
Sementara ukuran bangunan yang direncanakan mencapai 6 x 9 meter atau 54 meter persegi, dengan kapasitas sekitar 80 jamaah.
Semangat kebersamaan juga terlihat dari kesiapan 88 relawan gotong royong yang siap memberikan tenaga dan kontribusi dalam proses pembangunan.
Hal ini menjadi gambaran bahwa pembangunan rumah ibadah bukan hanya tanggung jawab panitia, melainkan membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama.
Panitia pembangunan mengajak masyarakat luas, para dermawan, serta umat Muslim untuk mengambil bagian dalam mewujudkan pembangunan Mushola Al-Hidayah.
Berapa pun nilai donasi yang diberikan, diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan tempat ibadah yang bermanfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang.
DONASI PEMBANGUNAN MUSHOLA AL-HIDAYAH
Penyaluran donasi dapat dilakukan melalui:
Bank BRI
Nomor rekening: 8168 0101 5557 539
Atas nama: Ahmad Kosasih
Konfirmasi donasi:
WhatsApp: 085776890776 (Kang Kobar)
Lokasi pembangunan:
Kampung Kamancing, Desa Margawangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.
Pembangunan Mushola Al-Hidayah diharapkan tidak hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan keagamaan, pendidikan Islam, dan kegiatan sosial masyarakat.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim, apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, salah satunya sedekah jariyah.
Momentum ini menjadi kesempatan bagi siapa pun untuk menyisihkan sebagian rezekinya demi pembangunan rumah Allah.
Sebab, nilai sebuah sedekah bukan semata-mata dilihat dari besar kecilnya nominal, melainkan juga dari keikhlasan dan manfaat yang diberikan.
Mari bersama-sama wujudkan Mushola Al-Hidayah. Jangan lewatkan kesempatan beramal jariyah, karena setiap kontribusi yang diberikan diharapkan menjadi amal kebaikan yang terus mengalir.
Jazakumullahu khairan katsiran.
(Apiyudin)














