Targetberita.co.id Jakarta, Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu (26/8/2026) siang.
Massa menuntut majelis hakim untuk menolak permohonan praperadilan yang diajukan oleh mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Massa aksi tiba di depan gedung pengadilan sekitar pukul 13.20 WIB setelah melakukan long march dari arah Kementerian Pertanian menuju Jalan Harsono RM, Pasar Minggu.
Dalam aksi tersebut, para demonstran membentangkan spanduk besar bertuliskan “AKSI MERDEKA KAWAL PRAPERADILAN, TOLAK PRAPERADILAN FEBRIE ADRIANSYAH” disertai poster yang menampilkan foto mantan Jampidsus tersebut.
Aksi yang berlangsung tertib ini diisi dengan orasi bergantian dari atas mobil komando.
Perwakilan mahasiswa mendesak agar hakim tunggal yang memeriksa perkara ini tetap objektif, independen, serta berpegang teguh pada hukum dan alat bukti yang sah tanpa terpengaruh tekanan dari pihak mana pun.
”Kawal independensi hakim! Tolak segala bentuk intervensi dalam proses peradilan!” seru salah seorang orator dari atas mobil komando.
Massa menekankan bahwa kemandirian hakim merupakan pilar utama dalam menegakkan keadilan.
Oleh karena itu, putusan praperadilan yang dijadwalkan segera bergulir harus lahir dari pertimbangan hukum yang jernih, profesional, dan bebas dari kepentingan politik maupun materi.
Di sisi lain, mahasiswa juga menilai bahwa aparat penegak hukum telah bertindak cermat dan tidak gegabah dalam menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka.
Mereka meyakini Kejaksaan Agung telah mengantongi minimal dua alat bukti yang cukup serta mematuhi prosedur hukum yang berlaku.
Untuk itu, para demonstran meminta agar instrumen praperadilan tidak disalahgunakan sebagai tameng untuk menghentikan atau mengaburkan substansi perkara utama.
Selain mendesak penolakan praperadilan, massa juga meminta tim jaksa penyidik untuk mengusut tuntas seluruh pihak yang diduga terlibat dalam pusaran kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini.
”Kami hadir untuk mengawal proses hukum ini sampai tuntas. Perkara ini harus segera dilimpahkan ke pengadilan agar dapat diuji dalam persidangan yang terbuka untuk umum,” tegas orator.
Aksi unjuk rasa ini berjalan kondusif di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.
Kendati sempat terjadi konsentrasi massa, arus lalu lintas di Jalan Harsono RM dari arah Pejaten menuju Ragunan maupun sebaliknya terpantau ramai lancar.
(Daniel Turangan)
Jelang Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah, Ratusan Mahasiswa Desak Hakim Jaga Independensi













