logo tb
BantenBeritaDaerahLebakNasionalNewsTerkini

Menakar Dinamika Jelang Rakernas II Ormas Jayagati Banten: Fokus Rekomposisi, Kepemimpinan Abah Iwir Tetap Solid

6219
×

Menakar Dinamika Jelang Rakernas II Ormas Jayagati Banten: Fokus Rekomposisi, Kepemimpinan Abah Iwir Tetap Solid

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Rangkasbitung – Lebak – Banten, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Kemasyarakatan Jaringan Pemberdayaan Warga Sejati (Ormas Jayagati) Banten menanggapi santai rumor yang beredar mengenai persaingan kursi Ketua Umum menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II.


‎
‎Pihak internal menegaskan bahwa kondisi organisasi saat ini tetap solid dan kondusif.
‎
‎Sesuai jadwal, Rakernas II akan diselenggarakan pada Minggu (1/10/2026), bertempat di Cihareno Caffe, Jatimulya, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
‎
‎Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Ormas Jayagati Banten, Amsar Japung, menilai spekulasi yang berkembang di luar lingkungan organisasi terlalu berlebihan dan tidak berdasar.
‎
‎”Hingga saat ini, belum ada arahan khusus dari Ketua Umum mengenai rencana pergantian kepemimpinan. Informasi yang beredar di luar itu terlalu dibesar-besarkan,” ujar Amsar kepada awak media, Minggu (18/10/2026).
‎
‎Amsar menjelaskan, berdasarkan hasil diskusi informal di tingkat pengurus inti, fokus utama Rakernas II adalah melakukan rekomposisi atau penyegaran struktur kepengurusan.
‎
‎”Agenda Rakernas fokus pada perombakan beberapa pos kepengurusan. Analoginya seperti reshuffle kabinet dalam organisasi, yakni menyusun kembali formasi pengurus untuk mengoptimalkan kinerja dalam membantu Ketua Umum,” tambahnya.
‎
‎Ia juga menegaskan bahwa seluruh jajaran Ormas Jayagati Banten memegang teguh komitmen untuk menghormati para sesepuh, khususnya Abah Iwir Gebek selaku pendiri sekaligus Ketua Umum saat ini.
‎
‎Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Rakernas II, Achmad Syarif, membenarkan bahwa penataan ulang struktur DPP menjadi salah satu agenda krusial.
‎
‎Kendati demikian, ia memastikan agenda tersebut tidak mencakup pergantian tampuk kepemimpinan tertinggi.
‎
‎”Jika mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, pergantian Ketua Umum hanya dapat dilakukan melalui mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB). Terlebih lagi, masa jabatan Ketua Umum yang menjabat saat ini masih sah hingga tahun 2029,” terang Achmad Syarif.
‎
‎Meski begitu, Syarif tidak menampik adanya dinamika internal berupa munculnya beberapa figur potensial yang mulai digadang-gadang oleh para kader.
‎
‎Nama-nama seperti Ikwan (Bendahara Umum), Amsar (Wakil Ketua Umum), dan Apih Kuncung (Panglima) mencuat dalam bursa aspirasi.
‎
‎”Munculnya nama-nama seperti Pak Ikwan, Waketum Amsar, hingga Panglima Apih Kuncung adalah bentuk dinamika organisasi yang sehat dan wajar.
‎
‎Namun, seluruh kader saat ini tetap satu suara dan tegak lurus menunggu arahan dari Abah Iwir,” ungkapnya.
‎
‎Menutup keterangannya, Syarif menegaskan bahwa seluruh elemen Jayagati Banten menaruh hormat yang mendalam atas dedikasi Abah Iwir dalam membesarkan organisasi.
‎
‎”Apa pun keputusan organisasi ke depan, kami semua solid di bawah arahan beliau,” pungkasnya.
‎
‎( Ikwan )

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43