logo tb
BeritaDaerahKab. Tapanuli UtaraNasionalNewsSumatera UtaraTerkini

Proyek Irigasi Simok-Mokok Rp. 3,54 Miliar Disorot, Pertanyakan Volume Material Terpasang

35
×

Proyek Irigasi Simok-Mokok Rp. 3,54 Miliar Disorot, Pertanyakan Volume Material Terpasang

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id, Tapanuli Utara –  Sumatera Utara, Baru-baru ini Proyek Peningkatan/Rehabilitasi Saluran Daerah Irigasi (D.I.) Simok-Mokok (PHTC-5B) di Sitabotoba Toruan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mendapat sorotan dan Pemberitaan diberbagai Media Online, yang diduga sarat dengan penyimpangan sesuai dengan kontrak kerja.

 

Paket Edukasi

Proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara itu dengan nilai kontrak Rp. 3.540.423.324,35 tersebut dikerjakan oleh CV Calanda Java Energy, dan CV Balakosa Consultant bertindak sebagai konsultan pengawas.

Pantauan sejumlah Awak Media melakukan langsung ke lokasi Jumat,(18/09/2026) terpantau dimana pelaksanaan pekerjaan menjadi perhatian, mulai dari kondisi fisik saluran, metode pengerjaan, keselamatan pekerja, pengawasan hingga keterbukaan informasi terkait Proyek tersebut.

Salah satu yang jadi perhatian adalah kepala tembok saluran irigasi lama dikerok dan digunakan sebagai akses jalan untuk mengangkut Material Proyek.

Hal ini dibenarkan oleh pekerja proyek tersebut, saat dikonfirmasi langsung.

Proses pengadukan semen juga terlihat dilakukan secara manual tanpa menggunakan Concrete mixer (mesin molen) Selain itu, dugaan konstruksi lantai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), dimana Volume Material Terpasang lebih banyak pasir daripada batu, pantauan awak Media ini bahwa material Batu terpasang tidak padat, namun setelah dipertanyakan kepada pekerja terkait pemasangan material Batu tersebut, sehingga, tukang/pekerja melakukan penambahan batu pada sambungan lantai Drainase tersebut.

Ketika Spesifikasi volume material lantai irigasi dipertanyakan kepada Kepala tukang dan pengawas lapangan proyek dari CV Calanda Java Energy, Simanjuntak, mengatakan, ” batu yang dipakai untuk lantai, adalah batu Padas,” berarti ukurannya pak Juntak, 5-10″ dan seraya membenarkan ukuran tersebut. Namun tarpantau pada volume terpasang ukuran, 2-3″, dan 3-5″.

Saat dikonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk DI Irigasi Simokmok Sitabotabo, Ali Pane, Sabtu (19/09/2026) terkait Spesifikasi volume material lantai irigasi DI Simokmok Sitabotabo Kec. Siborongborong, apakah pakai batu kali, batu Padas atau batu dari Stone crusher…? Sesuai dengan kontrak kerja.

Hingga berita ini ditayangkan, Ali Pane belum bersedia memberikan tanggapannya.

(Fulkan Tampubolon)

PT. BULE ADVENTURE BADUY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. BULE ADVENTURE BADUY