Targetberita.co.id Lebak – Banten, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dr. Drs. Sarwo Edhy, S.P., M.M., M.H., menerima penghormatan khusus dari masyarakat adat Baduy dalam kunjungan kerja ke Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Jumat (17/4/2026).

Penghormatan berupa penyematan ikat kepala tersebut diberikan langsung oleh Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, sebagai simbol penerimaan tamu kehormatan dalam tradisi setempat.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus monitoring langsung pendistribusian bantuan pangan pemerintah guna memastikan program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai ketentuan.
“Penghormatan berupa ikat kepala ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol ikatan silaturahmi dan penghargaan kepada pihak yang datang dengan niat baik untuk masyarakat kami,” ujar Jaro Oom dalam sambutannya.
Jaro Oom juga menyampaikan apresiasi atas perhatian konsisten pemerintah melalui Bapanas dan Bulog.
Menurutnya, bantuan pangan ini sangat krusial bagi warga Desa Kanekes dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
“Kami lembaga adat mendukung setiap program pemerintah selama tetap menghormati nilai-nilai adat istiadat yang kami pegang teguh. Harapannya, sinergi ini terus terjaga sehingga distribusi bantuan ke depan tetap lancar dan bermanfaat bagi seluruh warga,” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak.
Sinergi lintas instansi ini diharapkan memperkuat pemerataan bantuan pangan hingga ke wilayah-wilayah pelosok dan masyarakat adat.
Kegiatan monitoring ini ditutup dengan diskusi hangat mengenai kearifan lokal masyarakat Baduy dalam menjaga ketahanan pangan secara mandiri melalui lumbung-lumbung padi (Leuit) yang menjadi warisan turun-temurun.
Tentang Badan Pangan Nasional:
Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) adalah lembaga pemerintah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden, bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pangan untuk mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan nasional.
(Apiyudin)












