logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Sufmi Dasco Ahmad Beri Perhatian Khusus ke DPLN GEKRAFS, Osco: Ini Pengakuan yang Sangat Berarti

62
×

Sufmi Dasco Ahmad Beri Perhatian Khusus ke DPLN GEKRAFS, Osco: Ini Pengakuan yang Sangat Berarti

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 yang diselenggarakan oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS), Sabtu (24/10/2026) lalu menjadi momentum penting dalam memperkuat peran ekonomi kreatif Indonesia di panggung internasional.

Salah satu momen yang mendapat perhatian khusus adalah ketika Wakil Ketua DPR Ri sekaligus Ketua Majelis Tinggi dan Ketua Dewan Penasihat DPP GEKRAFS, Prof Sufmi Dasco Ahmad.

H. SARMILI, SH., MH.

Dalam sambutannya, Dasco memberikan perhatian kepada jajaran Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) GEKRAFS dengan menyebut DPLN sebagai bagian pertama yang disapanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Koordinator Luar Negeri DPP GEKRAFS Osco Olfriady Letunggamu menyampaikan, seluruh jajaran DPLN turut berpartisipasi dalam peringatan HEKRAFNAS 2026, baik secara langsung (offline) maupun melalui sambungan virtual (online) dari berbagai negara.

“Pada saat yang bersamaan, rekan-rekan DPLN juga sedang melaksanakan rangkaian Indonesian Culinary Diplomacy di negara masing-masing. Ini menunjukkan bahwa semangat HEKRAFNAS tidak hanya dirasakan di Indonesia, tetapi juga telah menjangkau masyarakat internasional,” ujar Osco.

Menurut Osco, perhatian yang diberikan Prof Sufmi Dasco Ahmad kepada DPLN merupakan bentuk dukungan dan pengakuan yang sangat berarti bagi seluruh pengurus GEKRAFS di luar negeri yang selama ini bekerja secara aktif memperkenalkan potensi ekonomi kreatifIndonesia.

“Ini tentu menjadi motivasi besar bagi seluruh jajaran kami di luar negeri untuk terus bekerja, membangun jejaring internasional, dan memperjuangkan agar produk serta karya kreatif Indonesia semakin dikenal dunia,” ungkapnya.

Dalam rangkaian HEKRAFNAS 2026, GEKRAFS melaksanakan berbagai kegiatan di Jakarta, tujuh provinsi di Indonesia, serta 17 negara melalui jaringan DPLN.

Salah satu program unggulan internasional adalah Indonesian Culinary Diplomacy yang menjadikan kekayaan kuliner Nusantara sebagai sarana memperkenalkan budaya, mempererat hubungan antar masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku industri kreatif Indonesia.

Osco mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan di berbagai negara berjalan sangat sukses dengan antusiasme pengunjung yang tinggi. Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri oleh diaspora dan masyarakat Indonesia, tetapi juga menarik perhatian warga lokal dari negara tempat kegiatan diselenggarakan.

“Yang membuat kami sangat bangga adalah kehadiran masyarakat lokal di berbagai negara. Mereka datang bukan hanya untuk mencicipi makanan Indonesia, tetapi juga untuk mengenal budaya dan identitas bangsa kita. Ini membuktikan bahwa kuliner merupakan bahasa universal yang mampu mempertemukan berbagai bangsa sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk Indonesia,” tambahnya.

Peringatan HEKRAFNAS 2026 melalui jaringan internasional GEKRAFS melibatkan 17 negara, antara lain Rusia, Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, Portugal, Arab Saudi, Belgia, Australia, Jepang, Tiongkok, dan Türkiye.

Osco menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran DPLN, diaspora Indonesia, komunitas lokal, serta berbagai mitra dan pemangku kepentingan di negara masing-masing.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada seluruh Ketua DPLN GEKRAFS beserta jajaran pengurus yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian HEKRAFNAS 2026.

Lebih lanjut, Osco menilai bahwa kegiatan Indonesian Culinary Diplomacy tidak boleh berhenti sebagai perayaan tahunan semata, melainkan perlu dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang memberikan dampak ekonomi nyata.

Ketua Umum DPP GEKRAFS, Kawendra Lukistian, sebelumnya menegaskan pentingnya menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui kolaborasi, inovasi, dan perluasan jejaring.

(Septiono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43