Targetberita.co.id Jakarta, Kabagrenmin Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H., menyatakan mundur dari kepolisian.
Polwan berprestasi itu membagikan pernyataan mundurnya melalui akun Instagram pribadinya, @netty_diana, pada Sabtu, (31/10/2026).
Dalam pernyataan resminya, istri Purnawirawan Brigjen Puji Santosa itu mengajukan pengakhiran masa dinas aktif terhitung per (1/9/2026).
“Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun, lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tatanan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani,” tulis Netty dalam caption unggahannya.
Ia menegaskan, keputusannya pergi bukan karena kehilangan keberanian.
“Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan prinsip. Saya tidak takut melepaskan jabatan, tetapi saya takut mengkhianati kebenaran yang saya yakini,” lanjutnya.
Netty menekankan bahwa seragam dan jabatan bisa ditinggalkan, tetapi harga diri dan hati nurani tidak boleh diperjualbelikan.
“Saya memilih mundur dengan luka, daripada bertahan dengan mengorbankan prinsip. Sebab pengabdian sejati bukan sekadar tentang di mana kita berdiri, melainkan tentang nilai apa yang tetap kita pertahankan,” tulisnya.
AKBP Netty pernah menjabat sebagai Penyidik Madya 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sejak September 2022.
Sebelumnya, ia sempat menduduki posisi Kapolsek Menteng.
Kariernya di Polri terbilang cemerlang. Pada 2018, ia tercatat sebagai Kapolsek Sunda Kelapa saat masih berpangkat Komisaris Polisi (Kompol).
Ia juga pernah meraih penghargaan Indonesia Women Excellence Award 2021 di ajang Indonesia Award Magazine.
Netty juga pernah bertugas sebagai Kanit Brigadir Motor (BM) Ditlantas Polda Metro Jaya.
Di bawah unit tersebut, terbentuk komunitas motor bernama The Road Force Blue pada 2005 dengan anggota 25-30 polwan.
Pada 2009, komunitas itu sukses menyabet rekor Muri dan rekor dunia sebagai pasukan wanita pengawal kenegaraan pertama di dunia.
The Road Blue Force juga dipercaya mengawal Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dan jenazah Ainun Habibie.
AKBP Netty berhasil meraih predikat cumlaude saat meraih gelar Doktor Bidang Ilmu Hukum.
Riwayat pendidikannya meliputi SMA Plus Negeri 17 Palembang (2005), Bintara/Perwira Sumber Sarjana, Sarjana Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, serta Magister Manajemen (M.M.) dan Magister Hukum (M.H.).
AKBP Netty memiliki suami yang juga merupakan anggota Polri berpangkat bintang satu, Brigjen Pol. Puji Santosa.
Puji terakhir menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Staf Utama Operasi (Karorenmin Stamaops) Mabes Polri.
Pada (10/9/2026), ia baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai anggota Polri.
Sebelumnya, Brigjen (Purnawiran) Puji Santosa pernah menjabat sebagai Kapolres Lingga, Kepulauan Riau, saat berpangkat AKBP, dan sejumlah jabatan lain di Polda Kepri.
(Agus)














