Targetberita.co.id Lebak – Banten, Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) III Jakarta bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ATAKI menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Terampil bagi siswa vokasi di SMK Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lebak, Jumat (29/10/2026).
Agenda strategis ini didukung penuh oleh Bidang Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak.
Pelaksanaannya dilakukan beriringan dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang berlangsung pada 26–29 Oktober 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan BJKW III Jakarta, Afif, S.T. dan Jordi, S.T., Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Sugeng Riyadi, S.T., M.Si., serta Asesor LSP ATAKI, Andika Mahmud, S.T. Sebanyak 20 siswa SMK PU Kabupaten Lebak tercatat menjadi peserta dalam uji kompetensi ini.
Asesor LSP ATAKI, Andika Mahmud, S.T., menekankan bahwa esensi utama dari UKK ini bukan sekadar status kelulusan, melainkan pembentukan tiga pilar utama pada diri siswa: keterampilan (skill), pengetahuan (knowledge), dan sikap kerja (attitude).
”Senjata utama seorang juru gambar adalah laptop dan komputer, sementara pelurunya adalah penguasaan software AutoCAD serta perangkat lunak pendukung lainnya yang dipilih berdasarkan efektivitas output kerja,” ujar Andika memberikan motivasi kepada para peserta.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan BJKW III Jakarta, Jordi, S.T., didampingi Afif, S.T., memberikan pesan penting kepada para siswa.
Ia mengingatkan agar sertifikat kompetensi yang diraih nantinya dijaga dengan baik dan tidak disalahgunakan, seperti disewakan atau dipinjamkan kepada pihak lain.
Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Lebak. Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Lebak, Sugeng Riyadi, S.T., M.Si., menyampaikan terima kasih atas fasilitas dan kesempatan yang diberikan oleh BJKW III Jakarta.
”Kami berharap para siswa mengikuti ujian ini dengan sungguh-sungguh agar dapat lulus dengan hasil terbaik. Sertifikat ini berskala nasional, dan regulasi saat ini mewajibkan seluruh pekerja di sektor jasa konstruksi memiliki sertifikasi resmi untuk menjamin mutu dan profesionalisme,” tutur Sugeng dalam sambutannya.
Melalui sertifikasi ini, para lulusan SMK PU Kabupaten Lebak diharapkan siap terserap oleh industri dan berkontribusi langsung dalam pembangunan infrastruktur nasional dengan standar keahlian yang diakui.
(Endang Mulyawan)
BJKW III Jakarta dan LSP ATAKI Dorong Daya Saing Vokasi Melalui Uji Kompetensi Konstruksi di SMK PU Lebak













