logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Pramono Resmikan Dua Embung di Jaksel, Ditargetkan Kurangi Banjir hingga 20 Persen

87
×

Pramono Resmikan Dua Embung di Jaksel, Ditargetkan Kurangi Banjir hingga 20 Persen

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta,  Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan dua embung pengendali banjir di Jakarta Selatan, yakni Embung Pemuda I dan Embung Jagakarsa di Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

Kehadiran dua infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu mengurangi genangan hingga 10-20 persen di wilayah sekitar sekaligus memperkuat konservasi air di tengah tantangan banjir perkotaan.

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

‎Peresmian dilakukan bersamaan dengan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat infrastruktur lingkungan. Namun, fokus utama diarahkan pada optimalisasi fungsi embung sebagai pengendali banjir di kawasan Jakarta Selatan.

‎”Embung Pemuda I Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa diproyeksikan dapat mengurangi genangan atau banjir di lokasi setempat antara 10 hingga 20 persen,” kata Pram.

‎Pram mengatakan, kedua embung memiliki fungsi strategis tidak hanya sebagai tampungan air untuk mengurangi risiko genangan, tetapi juga mendukung konservasi sumber daya air serta menjadi ruang terbuka bagi masyarakat.

‎Embung Jagakarsa yang berada di Jalan Raya Jagakarsa RT 03/RW 02, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, dibangun pada 2023 dan dilanjutkan dengan penataan lanskap pada 2025.

Infrastruktur tersebut memiliki luas penampang basah 3.423 meter persegi dengan kedalaman empat meter dan kapasitas tampung mencapai 13.692 meter kubik.

‎Selain itu, embung tersebut memiliki daerah tangkapan air seluas 561 hektare yang berfungsi mengurangi genangan di wilayah RW 05 dan RW 06 Kelurahan Lenteng Agung.

Keberadaan embung juga diharapkan membantu mengatur debit air Kali Mampang menuju Kali Krukut untuk meminimalkan potensi banjir saat curah hujan tinggi.

‎Sementara itu, Embung Pemuda I yang berlokasi di Jalan Pemuda I RT 12/RW 09, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, dibangun pada 2024 dan ditata lanskapnya pada 2025. Embung ini memiliki luas penampang basah mencapai 8.718 meter persegi dengan kedalaman empat meter serta volume tampungan sebesar 34.872 meter kubik.

‎Embung Pemuda I juga ditopang dua saluran penghubung, yakni PHB Babakan Atas dan PHB Babakan Bawah, dengan cakupan daerah tangkapan air seluas 374,73 hektare.

Infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat sistem drainase kawasan dan menekan risiko genangan di lingkungan permukiman sekitar.

‎Pram menegaskan, keberadaan embung harus dibarengi dengan pemeliharaan rutin agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, terutama dalam mendukung pengendalian banjir di wilayah Jakarta Selatan.

‎Menurut dia, selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir dan konservasi air, kawasan embung juga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik untuk aktivitas bermain maupun olahraga.

‎”Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Selasa, 19 Mei, Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda I, dan Embung Jagakarsa dengan ini saya nyatakan diresmikan,” ucap Pram.

‎Di sisi lain, Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, mengajak masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar tetap bersih, tertib, serta berfungsi optimal dalam jangka panjang.

‎”Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas ini secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Keberhasilan pembangunan akan semakin bermakna apabila diiringi rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian,” pungkasnya.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *